Jumat, 26 April 2019, WIB
DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL SUMATERA UTARA



SEMPAT JATUH SAAT ANTRE PROGRAM GISA, E-KTP MILIK KAKEK JET TJIE JUNG DIANTARKAN PETUGAS KE RUMAH

Kategori : Pelayanan Publik

Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sumatera Utara merelakan waktunya mengantarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, kepada seorang pria tua.

Pria tua ini pada waktu lalu mendatangi Gedung Serba Guna, Jalan Wiliam Iskandar, Deliserdang, untuk mengurus KTP tapi tidak selesai dalam sehari.

Kadisdukcapil Sumut Ismael mengatakan, pengantaran KTP langsung ke rumahnya ini adalah bentuk permohonan maaf atas tidak selesainya pembuatan kartu identitas dengan cepat. Dirinya juga menyampaikan, bahwa beliau semata datang ke program GISA namun, karena kecapean ia harus rela dirawat di rumah Sakit Haji.

"Ini Bapak hadir pada acara GISA lalu, namun karena kecapean dengan usia yang sudah tidak lagi fit, dia sempat jatuh dan dirawat di rumah sakit Haji dan diantarkan langsung oleh petugas," kata dia, Rabu (12/12/2018).

Karena ribuan masyarakat yang hadir untuk melakukan pengurusan KTP Elektronik, dirinya yang sudah tua tidak sanggup untuk mengikuti kegiatan sampai selesai pembuatan KTP.

"Jadi ini lah bentuk permintaan maaf kami kepada masyarakat. Kami berjanji seluruhnya akan dapat perlakuan istimewa tidak hanya bapak ini yang sudah tua karena sakitnya dia harus diprioritaskan tetapi seluruh masyarakat juga akan merasakannya," katany

Sebelumnya, pemerintah melaksanakan program Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) pada 3-6 Desember di Gedung Serba Guna. Terdata melalui Disdukcapil Sumut sudah ada 35 ribuan lebih masyarakat terdapat mengurus KTP Elektronik pada program tersebut.

Pria tua yang bernama lengkap Jet Tjie Jung, lahir Medan, 11 Oktober 1960 dan beralamat di Jalan Banda Aceh, Kota Medan, sambung Ismael, sangat senang mendapatkan perlakukan istimewa hingga mau membalas budi perbuatan Pemerintah melalui Disdukcapil.

"Dia sangat senang mendapatkan ini, dan mau membalas budi dengan memberikan kami sejumlah makanan hingga uang, tetapi kami menolak karena program ini gratis didapatkan oleh seluruh masyarakat Indonesia khususnya Sumut," kata Ismael.

Kemudian, Ismael juga berharap seluruh masyarakat sadar akan perlunya admistrasi penduduk. Lantaran pria tua yang dirinya antarkan KTPnya untuk mengurus pengobatan gratis dari pemerintah.

"Ayo, semua masyarakat sadar, dan menguruskan admistrasi penduduk, yang muda jangan juga malu untuk datang, lihat aja orang tua saja yang sudah sakit mau rela datang untuk mengurus KTP walaupun dia sudah tidak tahan berdiri lama," katanya.


  INFO TERKAIT