DISDUKCAPIL PROVSU MENGADAKAN RAPAT SINKRONISASI DRAFT MOU PELAKSANAAN ISBAT NIKAH TERPADU

   Kategori : Umum

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Utara, Dra. Manna Wasalwa Lubis,MAP mengadakan Rapat Sinkronisasi Draft Mou Pelaksanaan Isbat Nikah Terpadu bersama Ketua Pengadilan Tinggi Agama Sumatera Utara, Dr.H.Abdul Hamid Pulungan, SH,MH dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Drs. H.Syahrul Wirda, MM di ruang rapat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Utara pada hari Rabu, Tanggal 04 Agustus 2021. Dalam rapat tersebut, Dra.Manna Wasalwa Lubis,MAP didampingi oleh Kepala Bidang Fasilitasi Pencatatan Sipil, Drs. Eko Irawan, Kepala Seksi Bina Aparatur Pencatatan Sipil, Ruth Riama,SE,M.Si dan Kepala Seksi Monitoring dan Evaluasi Pencatatan Sipil, Muhammad Imbalo,SH.

 

Dra. Manna Wasalwa Lubis,MAP  menjelaskan dalam rapat Sinkronisasi Draft Mou Pelaksanaan Isbat Nikah Terpadu terdapat tugas, tanggungjawab serta wewenang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Utara, diantaranya:

  1. Memberikan pelayanan/penjelasan kepada masyarakat terkait pentingnya dokumen perkawinan;
  2. Memberikan petunjuk/penjelasan kepada masyarakat terkait dengan pencatatan perkawinan;
  3. Turut serta dalam menyeleksi/verifikasi berkas yang kan diajukan untuk prses isbat nikah;
  4. Menerbitkan Buku Kutipan Akta Pernikahan berdasarkan putusan/penetapan Pengadilan Agama; dan
  5. Memberikan Buku Kutipan Akta Pernikahan kepada masyarakat.

 

Dra. Manna Wasalwa Lubis,MAP  berharap kedepannya Perjanjian Kerjasama (Mou) Pelaksanaan Isbat Nikah Terpadu dapat segera terselesaikan, agar pelaksanaan isbat nikah terpadu bisa segera dilaksanakan, karena Isbat  Nikah Terpadu merupakan Upaya Legalisasi Pernikahan Siri. Di akhir rapat, Dra. Manna Wasalwa Lubis,MAP juga menyampaikan bahwa betapa pentingnya sebuah pernikahan itu dicatatkan, mengingat berbagai akibat hukum yang akan lahir dari sebuah pernikahan, sehingga ketika para pihak ingin menetapkan legalitas pernikahan di mata hukum negara, maka harus mengajukan isbat nikah ke Pengadilan Agama yang mewilayahi tempat tinggal masing-masing individu.

 


  INFO TERKAIT